OFFICIAL FORUM ROMANSA TERBESAR DI INDONESIA

saat ini anda Saat ini anda mengakses forum INDOROMANCE sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi member INDOROMANCE. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk mengunduh ebook kami, mengirim pesan teks, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis. Jadi jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas kami sekarang! Silahkan daftar dan langsung log in untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.

Anda belum log in, silahkan klik ''log in'' dibawah ini...
Jika belum me-register, silahkan register terlebih dahulu dengan klik ''register'' dibawah ini...


*Dapat-kan fitur² rahasia di Forum INDOROMANCE, jika anda meningkatkan jumlah postingan anda...

Segera >KLIK REGISTER< ( tidak sampai satu menit )

''register''


Terima Kasih

Reza De Lavega
Admin INDOROMANCE

bosan menjadi niceguys? pelajari kehidupan alpha male sekarang juga


    kekuatan seorang pemimpin

    Share

    admin
    Instruktur Utama
    Instruktur Utama

    Male Jumlah posting : 1388
    Join date : 20.07.10
    Age : 29

    kekuatan seorang pemimpin

    Post by admin on Fri Nov 04, 2011 5:54 pm

    Kuat artinya layak, cerdas dan mampu melaksanakan tugas. Kekuatan berbeda dari satu tugas ke tugas yang lain. Ibnu Taimiyah berkata: “Kekuatan tergantung pekerjaan yang dihadapinya. Kuat dalam kepemimpinan perang kembali kepada keberanian hati, pengalaman perang dan taktik, juga kemampuan dalam berbagai strategi perang. Sedangkan kekuatan dalam memimpin manusia kembali kepada pengetahuan terhadap keadilan sebagaimana ditunjukkan dalam Kitab dan Sunnah dan kemampuan melaksanakan hukum-hukum”.

    Ketika Imam Ahmad bin Hambal ditanya tentang dua macam komandan perang, satunya kuat dan tegas namun sering berbuat dosa sedangkan yang lain shalih dan baik namun lemah, siapakah yang harus diikuti? Beliu menjawab: “Adapun orang jahat yang kuat, maka kekuatannya adalah keuntungan bagi kaum muslimin dan kejahatannya kembali kepada dirinya sendiri. Adapun pemimpin perang yang shalih namun lemah, maka kebaikannya untuk dirinya sendiri dan kelemahannya menjadi bencana bagi kaum muslimin. Pergilah bersama komandan perang yang kuat walaupun sering berbuat dosa”. Bahkan Nabi SAW pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah akan menguatkan agama ini dengan seorang laki-laki yang jahat”.

    Al-Maududi pernah berkata: “Sesungguhnya suatu bangsa akan menang dengan keimanan, apabila mereka meninggalkan keimanan, maka mereka akan menang dengan kekuatan”.

    Di Antara Bentuk-Bentuk Hilangnya Kekuatan:

    Pertama: Rutinitas yang mematikan dan lambat dalam menyelesaikan tugas. Tekanan dalam kerja menyebabkan depresi dan rasa bosan, serta membawa kepada sikap untuk menghabiskan waktu semaunya.
    Diceritakan ada dua orang bersaudara yang berselisih dalam pembagian air untuk menyirami kebun mereka. Lalu keduanya membawa perselisihan tersebut ke meja hijau. Keduanya terus mengajukan kasus dan saling menuntut hingga lebih dari 43 tahun sampai keduanya meninggal dan kasus tersebut tetap belum terselesaikan. Akhirnya kasus tersebut diteruskan oleh keturunan mereka.

    Kedua: Lemahnya istighfar. Istighfar menjadi lemah dan tidak ada artinya, ketika diucapkan tanpa dijiwai, yaitu dengan mengucapkan istighfar secara cepat sehingga tidak merasuk kedalam jiwa. Istighfar yang benar akan mengangkat jiwa seseorang. Mengangkatnya terbang ke langit dan menancapkan kakinya diatas tanah dengan menunjukkan tanda-tanda kekuatan jiwa: “Maka aku katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun", niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai”.
    Semua itu adalah kekuatan di dunia dan kenikmatan serta rahmat di akhirat. Itu adalah sumber inspirasi yang tidak dimiliki oleh orang Barat. Perhatian mereka hanya terfokus pada kepemilikan kekuatan, itu saja tidak cukup. Adapun kemajuan mereka sekarang, tidaklah menunjukkan bahwa mereka memiliki nilai-nilai yang tidak kita miliki, namun hal itu menunjukkan kelemahan umat islam dan jauhnya mereka dari semangat islam yang asli.

    Nabi Hud a.s. menasehati kaumnya tentang syarat mental pembangunan ekonomi, yaitu dalam perkataannya: “Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu tobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa".



    :nice inpo dapatkan DVD eksklusif indoromance sekarang juga, bonus keanggotaan VIP seumur hidup.....http://www.indoromance.net/t60-cara-pesan-paket-dvd-eksklusif-indoromance-all-in-one-4-gb-via-sms

    :nice inpo ----> http://www.indoromance.net/t242-ketentuan-dan-fasilitas-khusus-vip-member


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 2:12 am