OFFICIAL FORUM ROMANSA TERBESAR DI INDONESIA

saat ini anda Saat ini anda mengakses forum INDOROMANCE sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi member INDOROMANCE. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk mengunduh ebook kami, mengirim pesan teks, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis. Jadi jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas kami sekarang! Silahkan daftar dan langsung log in untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.

Anda belum log in, silahkan klik ''log in'' dibawah ini...
Jika belum me-register, silahkan register terlebih dahulu dengan klik ''register'' dibawah ini...


*Dapat-kan fitur² rahasia di Forum INDOROMANCE, jika anda meningkatkan jumlah postingan anda...

Segera >KLIK REGISTER< ( tidak sampai satu menit )

''register''


Terima Kasih

Reza De Lavega
Admin INDOROMANCE

bosan menjadi niceguys? pelajari kehidupan alpha male sekarang juga


    Menjadi Pasangan yang Baik

    Share

    promowebz
    junior member
    junior member

    Jumlah posting : 10
    Join date : 25.09.11

    Menjadi Pasangan yang Baik

    Post by promowebz on Tue Sep 27, 2011 3:42 pm

    Menjadi pasangan yang baik tentunya adalah sebuah keinginan yang pasti dimiliki oleh setiap orang, tapi banyak orang yang salah untuk menerjemahkan arti dari pasangan yang baik ini. Mereka menganggap untuk menjadi pasangan yang baik, mereka harus selalu ada untuk pasangan mereka setiap waktu dan selalu memberi perhatian penuh padanya. Lalu apa salahnya?? Ok, kita lanjutkan . .!!

    Setiap orang menginginkan suatu kebebasan. Orang kaya menginginkan kebebasan finansial, seniman menginginkan kebebasan berekspresi, begitupun dengan pasangan kita mereka juga menginginkan kebebasan. Jika kita selalu ada setiap waktu untuk pasangan kita, maka ia akan merasa tidak bebas dan selalu dihantui dengan kehadiran kita. Bagaimana tidak?? Kita pasti akan selalu menanyakan apa yang dilakukan pasangan kita dan dengan siapa dia sekarang, dan seterusnya. Itu yang akan membuatnya menjadi illfeel kepada kita. Memang kita perlu memberikan perhatian lebih pada pasangan kita dari pada kepada orang lain, tapi juga ingat jangan berlebihan.

    “Peraturan dibuat untuk dilanggar”, pernah dengar kata-kata itu?? Ya, itu karena kita semua menginginkan kebebasan. Jika kita memberikan peraturan-peraturan kepada pasangan kita untuk tidak melakukan sesuatu, maka ia akan cenderung untuk melanggar aturan itu. Itu adalah sifat alami manusia. Untuk menjadi pasangan yang baik, maka kita harus memberikan kebebasan pada pasangan kita.

    Lalu apakah jika kita memberikan kebebasan pada pasangan kita, ia akan setia pada kita? Tidak, itu tidak menjamin tapi setidaknya itu akan membuat pasangan kita tidak merasa terpaksa melakukan sesuatu karena kita selalu menuntutnya untuk melakukan hal yang kita mau. Jika kita memang menginginkan pasangan kita bahagia, tidak seharusnya kita memaksa mereka karena keterpaksaan adalah sebuah ketidaknyamanan dan ketidaknyamanan akan cenderung membuahkan sesuatu yang negatif.

    Jika saya harus berkata jujur, maka saya akan mengatakan bahwa kita bukanlah pasangan yang baik melainkan pasangan yang egois. Menjadi pasangan yang baik adalah menjadi seseorang yang selalu menginginkan apa yang terbaik untuk pasangannya dan tidak pernah memaksakan kehendak, termasuk jika ia telah menemukan seseorang yang lebih baik dari kita, maka kita harus rela melepasnya meskipun butuh waktu untuk itu.

    Saya pribadi juga mempunyai pengalaman yang cukup berat dalam hal ini, tapi saya bersyukur karena ini adalah pelajaran berharga untuk mengenal bagaimana pasangan sejati memperlakukan pasangannya. Pasangan sejati adalah pasangan yang ikut bahagia ketika melihat pasangannya bahagia meskipun dengan orang lain, bukan merasa sedih melihat pasangan kita bahagia. Tapi itu tidak mungkin untuk dilakukan?? Tidak, itu sangat mungkin jika kita bisa mencintai pasangan kita dengan tulus karena pada dasarnya jika kita mencintai ia dengan tulus, kita tidak akan mengharapkan ia membalas cinta kita. Ingatlah cinta itu memberi bukan meminta apalagi memaksa.

    Cinta itu tidak bisa dihitung dengan logika. Jika kita menganggap bahwa jika kita tulus mencintai seseorang, maka orang itu akan memberikan hal yang sama untuk kita. Jika kita berkorban untuk seseorang, maka orang itu juga akan melakukan hal yang sama. Tidak, itu semua salah. Karena itu, kita harus selalu siap untuk melepaskan pasangan kita seperti salah satu lirik lagu Drive yang berbunyi,”Semakin ku menyayangimu, semakin ku harus melepasmu dari hidupku”.

    Jika kita ingin menjadi pasangan yang baik, satu hal yang harus kita lakukan dan kita katakan pada pasangan kita yaitu,”Aku tidak akan pernah mengikatmu dengan cintaku, tapi aku memberikan cinta dan kepercayaanku untuk kamu. Jika suatu hari kamu telah menemukan seseorang yang lebih baik dari aku dan kamu lebih memilihnya, aku akan melepasmu demi kebahagiaanmu tapi kamu harus pamit padaku”. Pertanyaannya sekarang, mampukah anda melakukannya bukan hanya membaca dan mengatakan hal itu pada pasangan anda??

      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 11:18 pm