OFFICIAL FORUM ROMANSA TERBESAR DI INDONESIA

saat ini anda Saat ini anda mengakses forum INDOROMANCE sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi member INDOROMANCE. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk mengunduh ebook kami, mengirim pesan teks, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis. Jadi jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas kami sekarang! Silahkan daftar dan langsung log in untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.

Anda belum log in, silahkan klik ''log in'' dibawah ini...
Jika belum me-register, silahkan register terlebih dahulu dengan klik ''register'' dibawah ini...


*Dapat-kan fiturĀ² rahasia di Forum INDOROMANCE, jika anda meningkatkan jumlah postingan anda...

Segera >KLIK REGISTER< ( tidak sampai satu menit )

''register''


Terima Kasih

Reza De Lavega
Admin INDOROMANCE

bosan menjadi niceguys? pelajari kehidupan alpha male sekarang juga


    pemimpin es

    Share

    admin
    Instruktur Utama
    Instruktur Utama

    Male Jumlah posting : 1388
    Join date : 20.07.10
    Age : 29

    pemimpin es

    Post by admin on Mon Aug 01, 2011 3:44 pm

    "Sebongkah Es dalam segelas air akan perlahan larut. Anda tidak akan
    melihatnya kemudian, selain merasakan dinginnya air."

    Ciputra, CEO Pembangunan Jaya pernah mengatakan bahwa pemimpin yang
    berhasil adalah pemimpin yang kehadirannya nyaris tidak dirasakan orang
    lain. Ada benarnya, jika yang dimaksudkan adalah seorang pemimpin harus
    bisa menunjukkan hasil sehingga bisa dinikmati semua orang dan bukan hanya
    gembar-gembornya (baca: keberadaannya) saja yang dirasakan mereka yang di
    bawah.

    Sebagai analogi mungkin seperti Anda mencampur sirop, begitu dituangkan
    dalam segelas air, segera warnanya kelihatan. Pemimpin yang baik bukan
    seperti sirop, tetapi seperti sebongkah es. Larut ke dalam air dan membuat
    dingin air di sekitarnya,tetapi kemudian es itu sendiri tidak terlihat
    karena sudah menyatu dengan air. Atau juga seperti garam, dapat dirasakan
    hasil kehadirannya, tetapi nyaris 'peristiwa pengasinannya' tidak terlihat
    oleh mata kita.

    Efek visual dari warna-warni sirop memang dramatis. Celakanya banyak
    "pemimpin dan manusia sirop" di sekitar kita. Dan celakanya lagi kita
    memang semua gampang terpesona oleh hal-hal yang secara visual sangat
    mempengaruhi emosional dan ego kita. Sejujurnya, kadang itu hanya
    kosmetik. Bukankah air yang berwarna hijau atau merah, belum tentu terasa
    enak, sebaliknya air yang kelihatan bening bisa jadi terasa asin atau
    manis?

      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 7:04 pm