OFFICIAL FORUM ROMANSA TERBESAR DI INDONESIA

saat ini anda Saat ini anda mengakses forum INDOROMANCE sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi member INDOROMANCE. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk mengunduh ebook kami, mengirim pesan teks, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis. Jadi jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas kami sekarang! Silahkan daftar dan langsung log in untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.

Anda belum log in, silahkan klik ''log in'' dibawah ini...
Jika belum me-register, silahkan register terlebih dahulu dengan klik ''register'' dibawah ini...


*Dapat-kan fitur² rahasia di Forum INDOROMANCE, jika anda meningkatkan jumlah postingan anda...

Segera >KLIK REGISTER< ( tidak sampai satu menit )

''register''


Terima Kasih

Reza De Lavega
Admin INDOROMANCE

bosan menjadi niceguys? pelajari kehidupan alpha male sekarang juga


    rencanakan keuangan anda

    Share

    admin
    Instruktur Utama
    Instruktur Utama

    Male Jumlah posting : 1388
    Join date : 20.07.10
    Age : 29

    rencanakan keuangan anda

    Post by admin on Thu Nov 11, 2010 8:12 pm

    RENCANAKAN KEUANGAN ANDA

    Sudahkah Anda Memiliki Tujuan Finansial? Dengan tujuan yang jelas dan tertulis akan memberikan arah kepada Anda, apa saja yang harus dilakukan. Tujuan adalah acuan dalam membuat rencana. Sementara rencana adalah panduan dari tindakan Anda. Tanpa tujuan Anda tidak punya rencana, tanpa rencana tindakan Anda tidak akan terarah. Tujuan akan sangat membantu dalam keefektifan Anda bertindak, bahkan tujuan bisa memberikan gairah hidup yang lebih besar. Tujuan sangat vital bagi kesuksesan Anda, selain sebagai sumber motivasi, dengan tujuan bisa melihat sudah sampai di mana kemajuan kita. Tujuan dapat memfokuskan tindakan kita dengan kata lain dapat meningkatkan konsentrasi. Tindakan yang terfokus atau konsentrasi akan menghasilkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat. Tujuan membuat hidup lebih mudah, karena tindakan-tindakan yang akan kita lakukan lebih tersusun dan terorganisasi.
    Hidup kita lebih jelas, rapi, teratur, dan yang lebih penting ialah hidup kita menjadi lebih terkendali. Ketidakpastian tujuan adalah titik awal dari semua kegagalan. Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya. Tujuan berawal dari visi Anda, dari gambaran masa depan yang Anda inginkan. Kondisi finansial seperti apa yang Anda inginkan di masa depan. Tujuan harus dibuat untuk mendukung visi Anda tersebut. Tujuan harus dibagi dua, yaitu tujuan jangka panjang dan jangka pendek. Tujuan jangka panjang adalah tujuan yang akan kita raih dalam waktu 5 tahun, sedangkan tujuan jangka pendek dalam waktu satu tahun sebagai batu loncatan menuju tujuan jangka panjang. Tentukan tujuan yang realistis dan bisa dicapai. $MART . Panduan lain dalam membuat tujuan, ialah Anda harus mengikuti pola SMART, yaitu: $pecific. Yang pertama harus spesifik dengan jumlah rupiah, tanggal, dan sumber yang didapatkan dalam mencapai tujuan.
    Measurable. Tujuan harus terukur; menentukan jumlah reguler, mingguan, bulanan, atau tahunan. Huruf M lainnya bisa berarti Mutual. Anda harus bekerja sama dengan seluruh anggota keluarga agar tujuan finansial Anda lebih mudah dicapai. Arti lain dari huruf M ialah Memotivasi, tujuan finansial Anda harus benar-benar memotivasi Anda untuk mencapainya. Salah satu cara agar tujuan tersebut memotivasi, maka tujuan tersebut harus Menantang. Attainable atau achievable. Tujuan Anda perlu mengeset tujuan yang bisa dicapai. Tujuan yang tidak masuk akal tidak akan memberi arti. Meskipun demikian, bukan berarti harus menghilangkan aspek menantang. Tip yang paling mudah ialah dengan melihat orang lain, apa yang bisa dilakukan oleh orang lain, berarti Anda juga bisa. Kemudian Anda juga harus melihat sumber daya dan waktu yang Anda miliki. Realistic. Hal penting yang harus diperhatikan ialah Realistik. R juga bisa berarti Resource, sumber daya apa yang ada untuk mencapai tujuan Anda? Kemudian Anda perlu mereview dan merevisi tujuan Anda secara periodik. Meskipun disebutkan harus realistis, tidak ada salahnya Anda melebihkan tujuan Anda, supaya Anda lebih tertantang. Tantangan bisa membuat hidup lebih hidup. Time-line. Anda perlu Tenggat waktu yang spesifik untuk mencapai tujuan Anda. Tanpa tenggat waktu bukanlah sebuah tujuan, tetapi itu hanya sebuah mimpi. Tujuan adalah mimpi dengan tenggat waktu.
    Satu hal yang penting diperhatikan dalam membuat tujuan ialah menuliskan alasan mengapa Anda ingin mencapai tujuannya. Soal bagaimana cara mencapainya itu adalah urusan kedua, semua orang bisa jika mau mempelajarinya. Segala rintangan akan bisa Anda atasi jika "MENGAPA" anda cukup kuat dan besar. Anda adalah penentu kesuksesan Anda, bukan orang lain bukan juga lingkungan, sekali lagi..... ANDA. Dalam suatu lingkungan pasti ada yang berhasil, tidak peduli bagaimana lingkungan di sekitar kita tetapi ada saja orang yang berhasil. Hal itu menunjukkan bahwa Andalah yang menentukan kesuksesan tersebut, bukan orang lain bukan juga lingkungan.
    Semakin besar "Mengapa" Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses. Oleh karena itu sebelum Anda melakukan sesuatu Anda perlu menyatakan "mengapa" Anda sejelas mungkin, "mengapa Anda melakukan hal tersebut?" "Mengapa" Anda harus benar-benar dapat menjadi sumber energi bagi Anda, caranya ialah dengan membuat "mengapa" tersebut sebesar mungkin, sehingga Anda mau berjuang dan bekerja keras untuk mencapainya.
    1. Penghasilan. Hal pertama yang harus masuk ke dalam tujuan finansial ialah berapa penghasilan yang kita inginkan, lebih khusus lagi ialah penghasilan pasif. Menurut saya, memiliki pekerjaan, memiliki bisnis, bahkan membeli produk investasi adalah bukan tujuan. Saya menyebutnya sebagai sarana untuk mencapai tujuan. Buat apa kita punya pekerjaan jika penghasilan kita tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Tentu saja penghasilan yang kita inginkan tersebut adalah berasal dari sarana tersebut. Dalam membuat tujuan finansial bisnis, pekerjaan, dan investasi menjadi bagian dari rencana strategis untuk mendapatkan penghasilan yang kita inginkan. Perlu ditekankan bahwa dalam membuat tujuan perlu disebutkan macam penghasilan apa yang Anda inginkan. Apakah penghasilan pasif/residual atau penghasilan linear, atau bisa saja keduanya. Jika Anda ingin mencapai kebebasan finansial atau pensiun dengan cepat, dalam membuat tujuan perlu difokuskan pada penghasilan pasif atau residual. Sehingga sarana dalam mencapai tersebut difokuskan pula pada pembangunan aset yang bisa menghasilkan uang tanpa kehadiran Anda.
    2. Kepemilikan. Tentu saja setiap orang menginginkan kepemilikan sesuatu, misalnya ingin memiliki rumah, kendaraan, kapal pesiar, dan sebagainya. Anda perlu menyebutkan secara spesifik tentang sesuatu yang Anda inginkan tersebut. Misalnya jika Anda menginginkan sebuah mobil, maka Anda harus menyebutkan secara spesifik jenis dan tahun mobil tersebut, atau harga dari mobil tersebut.
    3. Pendidikan. Dengan melihat umur anak kita, kita bisa memprediksi kapan kita akan mengeluarkan uang besar untuk pendidikan anak.
    4. Even. Yang dimaksud even di sini ialah berbagai peristiwa yang akan terjadi, serta membutuhkan biaya. Yang termasuk even di antaranya ialah pernikahan, khitanan, qurban, ibadah haji, liburan, silaturahmi, dan sebagainya.
    5. Pensiun. Yang tidak kalah lagi ialah pensiun. Pensiun sangat penting untuk kita rencanakan. Pensiun seperti apa yang Anda tuju? Apakah pensiun di usia lanjut dengan mendapatkan jaminan dari dana pensiun, pensiun sambil harus tetap bekerja untuk mendapatkan uang, pensiun muda, pensiun kaya, dan sebagainya. Tujuan kondisi pensiun akan sangat berkaitan dengan tujuan mendapatkan penghasilan. Jika Anda memiliki penghasilan pasif besar, maka semakin aman pensiun Anda nanti. Oleh karena itu saya merekomendasikan untuk memperbesar penghasilan pasif/residual, sehingga saat pensiun nanti Anda mendapatkan penghasilan tanpa harus bekerja atau mengandalkan dana pensiun.
    6. Emergensi. Jangan lupakan dengan yang namanya emergensi. Anda harus mengeset tujuan untuk memiliki sejumlah uang yang bisa diperlukan untuk hal-hal tak terduga. Semakin besar uang yang Anda miliki semakin aman Anda. Namun hal-hal emergensi kini bisa di atasi dengan memiliki asuransi. Sekarang sudah banyak asuransi Syariah yang bisa Anda pilih. Setelah Anda memiliki tujuan, kini saatnya untuk mengevaluasi keadaan finansial Anda saat ini agar tindakan-tindakan yang diperlukan nampak jelas. Anda cukup menginventaris utang Anda saat ini jika punya, kemudian berapa penghasilan saat ini dan dari mana saja, yang manakah yang termasuk penghasilan pasif? Inventaris pula aset-aset yang Anda miliki saat ini. Akan lebih baik jika hasil evaluasi Anda dituangkan dalam bentuk pernyataan nilai kekayaan. Kini Anda sudah mengetahui jarak antara kondisi Anda saat ini dengan kondisi yang Anda inginkan atau tujuan Anda. Coba bayangkan saat Anda berdiri di pinggir suatu sungai yang besar, yang tidak mungkin Anda melaluinya dengan cara meloncat, apalagi melangkah.
    Sementara Anda sangat memerlukan atau menginginkan untuk dapat melaluinya. Bagaimana perasaan Anda saat menemukan sebuah jembatan yang menghubungkan kedua tepi sungai itu? Saat Anda menginginkan sesuatu yang agak sulit untuk dicapai, maka Anda memerlukan sebuah jembatan menuju apa yang Anda inginkan. Keinginan Anda, insya Allah, akan jauh nampak lebih mudah jika sudah terbentang jembatan yang menghubungkan antara Anda pada kondisi sekarang dengan kondisi Anda setelah mencapai mimpi Anda tersebut. Jembatan itulah yang disebut dengan rencana. Rencana yang akan mengubah Anda, bukan kebetulan. Tanpa direncanakan Anda tidak akan berubah. Dalam kehidupan nyata yang saya jumpai, sering orang mengatakan belum siap, atau tidak bisa melakukan atau meraih sesuatu.
    Ketidaksiapan atau ketidakmampuan tidak akan berubah kecuali kita merencanakan untuk mengubahnya menjadi kesiapan atau kemampuan. Rencana adalah kumpulan tindakan yang disusun sedemikian rupa sehingga mencapai tujuan yang Anda tetapkan. Setiap tindakan harus disertakan waktu pelaksanaannya juga. Perlu juga diidentifikasi mana saja yang harus dilakukan secara seri atau paralel. Putuskan apa yang Anda inginkan, kemudian tulislah sebuah rencana, maka Anda akan menemukan kehidupan yang lebih mudah dibanding dengan sebelumnya, kenapa?
    1. Rencana adalah pijakan melangkah.
    2. Rencana memberikan arah langkah Anda.
    3. Rencana memudahkan Anda untuk fokus, di mana fokus akan memberikan hasil optimal.
    4. Rencana akan membantu Anda mengoptimalkan waktu.
    5. Rencana akan menunjukkan apakah tujuan Anda bisa dicapai atau tidak
    6. Rencana akan mengontrol Anda, sehingga Anda tetap di jalur menuju impian Anda.
    7. Rencana membuat kita berpikir lebih sistematis
    Sekarang saatnya untuk menentukan tindakan apa saja yang harus Anda lakukan. Empat hal pokok yang harus dilakukan ialah selamatkan uang dari pengeluaran yang tidak perlu, menabung, cari tambahan penghasilan, dan kembangkan sebagian uang yang telah Anda miliki. Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menyusun rencana, ialah mengeset tujuan. Anda tidak bisa membuat rencana sebelum Anda mengeset tujuan terlebih dahulu, ingat bahwa rencana adalah jembatan menuju tujuan tersebut. Asumsi Anda telah memiliki tujuan, kini saatnya Anda untuk memulai membuat rencana. Ada beberapa tahap dalam membuat rencana, Tahap pertama ialah perencanaan strategis. Yaitu menyusun strategi-strategi untuk mencapai tujuan Anda. Strategi adalah gambaran suatu prosedur atau metode untuk mencapai tujuan. Rata-rata diperlukan 3 sampai 5 strategi untuk setiap tujuan yang Anda tetapkan. Pada kenyataan mungkin tidak selalu 3 sampai 5, bisa saja cuma satu atau bahkan banyak tergantung seberapa kompleks tujuan Anda. Yang perlu diperhatikan ialah, terlalu banyak strategi bisa membuyarkan fokus kita. Selanjutnya setiap strategi-strategi yang Anda buat, Anda tetapkan ukuran dari strategi-strategi tersebut. Ukuran bisa berupa jumlah, waktu, atau persentase kenaikan atau penurunan.
    Tahap Kedua ialah perencanaan operasional. Yaitu penentuan aktivitas yang berkaitan dengan strategi-strategi di atas. Aktivitas-aktivitas yang ditentukan harus bisa memenuhi ukuran yang ditetapkan pada setiap strategi tersebut. Aktivitas yang disusun harus sampai ke dalam bentuk kegiatan sehari-hari.
    Tahap ketiga ialah pengurutan aktivitas. Aktivitas-aktivitas tersebut perlu diurutkan, agar mudah pelaksanaannya. Pengurutan bisa dilihat dari prioritas, kemudian apakah bisa lakukan seri atau paralel. Yang perlu diketahui dalam hal ini ialah durasi dari setiap aktivitas tersebut. Pada mulanya mungkin akan mengalami menentukan durasi setiap aktivitas, sehingga cukup diperkirakan saja. Sejalan dengan waktu Anda akan semakin pandai menentukan durasi suatu aktivitas.
    Salah satu kebiasaan yang perlu Anda kembangkan ialah rajin mencatat waktu setiap aktivitas yang telah Anda lakukan. Yang termasuk dalam rencana juga ialah tentang jumlah uang yang akan Anda investasikan. Misalnya berapa uang yang akan Anda investasikan setiap bulan. Susunlah dalam bentuk rencana mingguan. Selain merencanakan tindakan-tindakan yang harus Anda lakukan untuk mencapai tujuan, Anda juga perlu membuat rencana harian dan bulanan, yaitu rencana untuk kegiatan rutin atau kehidupan Anda sehari-hari. Rencanakanlah pengeluaran Anda setiap harinya dan setiap bulannya. Yang perlu diperhatikan dalam membuat rencana rutin ini ialah selalu membuat prioritas-prioritas pengeluaran. Tujuannya untuk menyelamatkan uang Anda dari pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu atau bisa ditunda. Hal yang penting dilakukan dalam membuat perencanaan finansial Anda ialah menganggarkan pengeluaran Anda, baik pengeluaran rutin maupun yang tidak rutin. Anggaran ini akan sangat penting bagi perencanaan keuangan Anda. Dengan memiliki anggaran berarti Anda bisa mengontrol pengeluaran Anda, apakah sudah sesuai dengan rencana atau tidak. Cara mengontrolnya ialah secara rutin (misalnya bulanan) membandingkan antara pengeluaran dengan anggaran. Oleh karena itu untuk mengetahui pengeluaran Anda, Anda harus konsisten mencatat setiap pengeluaran Anda. Hal lain yang harus kita perhatikan dalam membuat rencana ialah melihat masa depan. Kondisi masa lalu tidak akan sama dengan kondisi masa depan.
    Dunia selalu berubah, yang tidak berubah hanya “perubahan“ itu sendiri. Karena itu, strategi ampuh masa lalu belum tentu akan berhasil di masa depan. Ide cemerlang di masa lalu belum tentu masih cemerlang di masa depan. Jadi Anda jangan hanya terpaku dengan masa lalu, lihat masa depan jika Anda ingin berhasil membuat rencana yang baik untuk masa depan Anda. Masa lalu memang sangat berguna. Pengalaman-pengalaman masa lalu atau sejarah masih bermanfaat untuk digunakan di masa depan namun tentu saja harus ada penyesuaian dengan kondisi di masa tersebut.
    Mungkin saja hal-hal dasar bisa sama, tetapi secara detail atau aplikasi bisa berubah. Lihatlah masa lalu dan bagaimana perubahan pada masa kini. Dari perubahan tersebut bisa dilihat kecenderungan perubahan tersebut. Dari kecenderungan tersebutlah kita bisa memperkirakan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Kuncinya ialah Anda mengetahui masa lalu tetapi Anda tidak pernah ketinggalan jaman dengan sesuatu hal yang baru.
    Kesenjangan yang makin melebar antara yang kaya dan yang miskin, orang yang terampil dengan yang tidak terampil. Perkembangan pesat teknologi tinggi dengan harga yang murah, meliputi teknologi komunikasi ( hand phone, GSM, CDMA, dsb), peralatan elektronik, komputer, mesin, dan sebagainya. Kepraktisan di segala bidang. Semakin lama orang menyenangi kepraktisan meskipun harus mengeluarkan uang lebih banyak. Contohnya dari hardware ke software, dari surat ke email, dari buku ke ebook, dan sebagainya. Kemajuan teknologi, sistem, dan manajemen yang menuntut keterampilan yang lebih tinggi. Otomatisasi di berbagai bidang, mulai dari industri sampai perbankan, apa lagi yang bisa diotomatiskan? Jelas pekerjaan dengan keterampilan atau pendidikan rendah akan terus berkurang. Dan masih banyak lagi kecenderungan-kecenderungan yang sedang terjadi. Anda bisa melihat kecenderungan-kecenderungan lain jika Anda aktif memikirkannya, yaitu melihat masa lalu dan bagaimana perubahan masa kini, kira-kira bakal seperti apa nanti? Dari kecenderungan-kecenderungan yang didapat, kita bisa banyak mengambil pelajaran untuk rencana kita di masa depan. Kita akan mengetahui apa saja permasalahan yang mungkin timbul, tantangan-tantangan yang akan muncul, dan kabar baiknya peluang-peluang baru akan bermunculan.
    Tahapan Mencapai Tujuan Finansial. Rencana untuk mencapai tujuan finansial Anda bisa melalui 2 sampai empat tahap berikut ini. Maksudnya Anda bisa mencapai tujuan hanya dengan dua tahap tetapi mungkin saja Anda memerlukan sampai empat tahap.
    Tahap Pertama : Menghasilkan Uang. Yang termasuk pada tahap pertama ialah menyelamatkan uang Anda dari pengeluaran sia-sia atau dengan kata lain menghemat. Menyelamatkan uang kita sangat berkaitan dengan menabung. Strategi-strategi lain dalam menghasilkan uang ialah dengan cara bekerja, menjadi profesional (self employee/menjual jasa Anda), dengan cara berbisnis, dan dengan cara membeli atau menciptakan aset.
    Tahap Ke Dua : Akumulasi Uang. Kadang kita perlu terlebih dahulu mengakumulasikan uang agar bisa mencapai tujuan kita. Proses akumulasi uang bisa berjalan secara seri maupun paralel dengan tahap ke empat. Akumulasi uang bisa dilakukan dengan cara menabung. Tahap Ke Tiga : Mengembangkan Uang. Uang yang sudah ada, agar bertambah, harus dikembangkan, dengan kata lain harus menghasilkan uang. Caranya ialah Motivasi dengan mengubahnya menjadi aset. Aset adalah sesuatu yang menghasilkan arus uang masuk.
    Tahap Ke Empat : Mencapai Tujuan Anda. Artinya pada tahap ini ialah uang Anda sudah mencukupi untuk mendapatkan tujuan Anda. Aset yang sudah ada bisa Anda ubah ke dalam bentuk yang sesuai dengan tujuan Anda. Misalnya jika tujuan Anda uang tunai untuk biaya pendidikan, Anda bisa mencairkan aset Anda yang berupa deposito. Jumlah tahap yang diperlukan akan sangat tergantung besar kecilnya tujuan Anda. Semakin besar tujuan Anda akan semakin banyak tahapan yang harus dilalui. Begitu juga sangat ditentukan oleh besar kecilnya penghasilan Anda pada suatu saat. Jika penghasilan Anda kecil, mungkin perlu beberapa tahap untuk mencapai tujuan. Dalam pembuatan rencana silakan Anda memilih sistem yang mana dari keempat sistem tersebut. Anda bisa juga memadukan semua sistem, namun satu tujuan satu sistem. Semua terserah Anda. Sekarang Anda bisa melihat bahwa membuat rencana finansial tidak sulit, semua orang bisa.

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 12:29 am